Tampilkan postingan dengan label WISATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Juli 2014

Apa kabar pembaca? Terimakasih masih meluangkan sedikit waktu untuk mengintip blog sederhana saya ini.
Kali ini saya akan mengupas tentang salah satu wisata alam yang ada di Kota Kelahiran saya yaitu Kota Bukittinggi. Wisata alam tersebut adalah Ngarai Sianok.

Ngarai Sianok adalah sebuah lembah curam (jurang) yang terletak di perbatasan kota Bukittinggi, di kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Lembah ini memanjang dan berkelok sebagai garis batas kota dari selatan ngarai Koto Gadang sampai ke nagari Sianok Anam Suku, dan berakhir di kecamatan Palupuh. Ngarai Sianok memiliki pemandangan yang sangat indah dan juga menjadi salah satu objek wisata andalan provinsi.
Ngarai Sianok yang dalam jurangnya sekitar 100 m ini, membentang sepanjang 15 km dengan lebar sekitar 200 m, dan merupakan bagian dari patahan yang memisahkan pulau Sumatera menjadi dua bagian memanjang (patahan Semangko). Patahan ini membentuk dinding yang curam, bahkan tegak lurus dan membentuk lembah yang hijau—hasil dari gerakan turun kulit bumi (sinklinal)—yang dialiri Batang Sianok (batang berarti sungai, dalam bahasa Minangkabau) yang airnya jernih. Di zaman kolonial Belanda, jurang ini disebut juga sebagai karbouwengat atau kerbau sanget, karena banyaknya kerbau liar yang hidup bebas di dasar ngarai ini.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Ngarai_Sianok)
Lokasi nya yang strategis menjadikannya objek wisata yang tidak pernah sepi pengunjung. Terletak sekitar 1 KM dari pusat kota Jam Gadang dan 500 Meter dari Objek Wisata Panorama dan Lobang Jepang. 
Hawa lembahnya yang sejuk dan hamparan tebing hijau yang gagah seakan memanjakan mata sejauh mata memandang.
Dari sini kita juga dapat langsung menuju ke Greatwall atau yang biasa disebut Jenang Koto Gadang yang menghubungkan Ngarai Sianok dan Koto Gadang. Tak Jauh dari sana kita juga dapat menikmati alam sianok dengan mendaki setiap tingkat keindahan dari Jenjang Seribu yang menghubungkan Ngarai Sianok dengan Nagari Bukik Apik.
Diatas kdua jenjang tersebut kita bisa melihat panorama alam sianok secara keseluruhan.
Tak sampai disana jika anda melanjutkan perjalanan menyusuri jalan aspal yang sempit sekitar 1,5 Km lagi anda akan menemui lokasi Villa Taruko dengan pemandangan Tabing Takuruang yang menakjubkan.
Sepanjang perjalananan kita akan disuguhkan bunyi-bunyian alam dari berbagai jenis burung dan sepoian angin dari daun berbagai jenis tanaman.

Bagaimana? Pantas bukan menjadi salah satu destinasi wisata favorit anda???






Posted by RichYoga On 23.47 1 comment READ FULL POST

Jumat, 10 Januari 2014




Bukittinggi merupakan kota terbesar kedua di Sumatera Barat setelah ibukotanya Padang. Terletak ditengah provinsi Sumatera barat dengan koordinat pada peta 0°17′8,93″LU 100°22′3,61″BT.  Memiliki luas total sekitar 25.24 km2 (9.75 mil²) dengan total populasi menurut sensus tahun 2010 sekitar 110.954 dan kepadatan 4400/km2.
Daerahnya yang berbukit dan berlembah membuat Bukittinggi menjadi kota dengan iklim sejuk dan kaya akan wisata alam. Tak hanya itu letaknya yang strategis menjadikannya daerah lintas Sumatera dengan pusat perdangangan dan grosir tepatnya di Aur Kuning. Oleh karena itu,baik wisatawan lokal, domestik, maupun mancanegara menjadikan Bukittinggi menjadi salah satu destinasi wisata utama di Sumatera Barat. Dapat dilihat setiap hari besar dan libur Bukittinggi selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan tersebut
Tujuan wisata itu antara lain  :
1.      Jam Gadang

2.      Panorama dan Lobang Jepang

3.      Ngarai Sianok

4.      Jenjang Seribu

5.      Greatwall Bukittinggi-Koto Gadang

6.      Benteng Fort De Kock dan Jembatan Limpapeh

7.      Kebun Binatang Bukittinggi

8.      Museum Tri Dhaya Eka Dharma

Sedangkan untuk makanan khasnya terkenal dengan berbagai jenis keripik antara lain karak kalang, batiah, sanjai balado, keripik pisang, dan lainnya. Untuk kuliner tersedia Rumah makan dan restoran terkenal seperti Rumah Makan Simpang Raya, Gon Raya, Sederhana, Family Raya yang sudah terkenal bahkan diluar Sumatera.

Jika mencari cendera mata, Pasar Atas adalah destinasi utama. Pasar Atas tempat dimana bangunan Jam Gadang berdiri merupakan pusat kota Bukittinggi. Oleh karena itu pasar atas selalu ramai setiap harinya baik karena orang berjualan, berbelanja, sekedar jalan kaki, atau hanya duduk-duduk menikmati pemandangan sekitar Jam Gadang. Tak hanya di Pasar Atas kita juga dapat menemukan berbagai cendera mata ditaman Panorama walaupun tidak selengkap di Pasar Atas.  Dan jika anda mencari kebutuhan pokok sehari-hari tempatnya adalah Pasar Bawah Bukittinggi.

Mata pencarian penduduk pada umumnya adalah perkantoran, petani, pedagang, dan sebagian besar adalah perantau di dalam maupun luar Sumatera Barat. Ini merupakan ciri khas orang Minangkabau sebagai seorang perantau.

Dari padangan wisatawan Bukittinggi merupakan sebuah kota sejuk nan damai. Dikelilingi oleh perbukitan dan dua gunung yakni Singgalang dan Marapi membuat damai sejauh mata memandang.

Sekian dulu postingan saya kali ini. Sekedar untuk share dan berbagi . Maaf bila ada salah kata karena saya masih baru dalam hal blogger.
Wassalam.



Posted by RichYoga On 03.26 No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

    Blogger news

    Blogroll

    About